*** Bangkok di Mataku ***


Pada tahun 2013 akhir, saya melakukan perjalanan tugas kuliah di Thailnd. Sempat tinggal 31 hari di asrama kampus Burapha University kota Bangsaen, provinsi Conburi. Jaraknya 100 kilometer dari Bangkok. Saya telah berkunjung ke Bangkok sudah tiga kali. Mengunjungi Mall, taman wisata, dan pasar tradisional. Berbekal pengalaman ini sedikit bisa berbagi tips, semoga bisa membantu.

Pergi kekota Bangkok bisa sendiri, tanpa jasa travel wisata atau guide. Cost-nya lebih murah dan waktu lebih leluasa, sehingga bisa menikmati kunjungan tanpa beban. Untuk tujuan hal ini, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, sebelum kita menjelajahi kota Bangkok. Tips ini saya sarikan dari beberapa perjalanan saya dan informasi teman-teman yang telah kuliah lama di Thailand. Kemudian saya lengkapi dari beberapa artikel di Internet secara terpadu. Tips itu sebagai berikut:

Pertama, kita harus merencanakan perjalanan. Menetapkan kapan akan berangkat ke Bangkok yang tepat? Jika dana sudah siap, barulah kita cari informasi penerbangan menuju Thailand yang lagi promo tiket pesawat. Info dari teman kuliah, biasanya antara bulan Mei sampai Juli pesawat air Asia menyediakan tiket murah. Harga tiket tujuan bandara Don Muang hanya sebesar 150 ribu tahun 2014. Padahal pada bulan biasa harga tiket tujuan bandara Don Muang 1 juta-an

Selain itu, buat rencana perjalanan di Bangkok sesederhana mungkin. Bangkok memang memiliki banyak tujuan wisata yang menarik seperti  Grand Palace, Wat Arun (candi), Wat Pho (candi), Khao San Road, Chatucak Weekend Market,  destinasi wisata di kawasan Siam, atau hiburan malam di Patpong. Namun, sebaiknya Anda fokus memilih beberapa saja dalam satu hari. Pilihlah tempat wisata yang saling berdekatan untuk Anda jelajahi dalam satu hari. Misalnya, menjelajahi Wat Pho, Wat Arun, dan Grand Palace yang letaknya berdekatan. Dengan demikian, Anda dapat lebih menghemat waktu dan biaya. Lalu, janganlah lupa melihat peta Bangkok saat membuat rencana perjalanan Anda.

Kedua, siapkan Hand Phone terbaik berkamera. Saat bepergian ke negara lain, hal utama yang harus Anda perhatikan adalah akses komunikasi. Perhatikanlah bagaimana agar alat komunikasi Anda tetap dapat berfungsi meskipun tengah berada di negeri orang. Paling tidak, akses internet dari ponsel pintar Anda dapat digunakan selama berada di sana. Belilah kartu data asli sana, harganya kurang lebih Rp 200 Bath atau sekitar Rp 80.000 untuk masa aktif satu bulan, agar hemat penggunaan Data Internet atau pesan Taxi.  Apalagi, jika Anda tergolong traveller gaul yang senang langsung mengunggah foto jalan-jalan Anda ke situs jejaring sosial.

Bangkok termasuk kota yang sulit mendapatkan akses internet gratis. Jika kita di Indonesia menginap di hotel semurah apapun bisa dipastikan akan ada akses internet gratis. Namun berbeda jika anda menginap di hotel Thailand, anda tidak akan mendapatkan fasilitas wi-fi gratis seperti di Indonesia. Walaupun hotel sekelas bintang tiga. Walaupun hotelnya berlakasi di jantung kota Bangkok. Untuk dapat menikmati fasilitas hot spot di hotel tersebut, Anda akan dikenakan biaya tambahan. Tarifnya berbeda-beda tergantung dengan durasi pemakaiannya. Untuk setengah jam, Anda dikenakan tarif 100 Bath atau sekitar Rp 40.000, kemudian untuk 1 jam dikenakan harga 180 Bath atau sekitar Rp 72.000, dan seterusnya.

Ketiga, Menukarkan Mata Uang Secukupnya. Seperti bepergian ke luar negeri pada umumnya, Anda sedianya menukarkan mata uang terlebih dahulu. Teman-teman di Surabaya menukarkan uang Rupiah menjadi Bath di money chager berlokasi di Tunjungan Plaza. Ada beberapa money changer disana. Satu bath dihargai 400 rupiah. Jika anda ingin tinggal di Bangkok satu bulan cukup menunkarkan uang sekitar 9 juta rupiah sudah cukup. Itu seperti uang saku subsidi kami dari kampus saat berangkat kesana.

Keempat, Memilih Penginapan di Pusat Keramaian. Memilih penginapan di dekat lokasi tujuan atau di pusat kota akan mempermudah cari transportasi untuk menuju lokasi wisata selanjutnya. Selain itu, Anda bisa berjalan-jalan di pusat keramaian yang tidak jauh dari hotel. Di kawasan Siam misalnya, tersedia sejumlah hotel dengan tarif beragam. Siam juga ramai akan pusat perbelanjaan yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya. Ada Siam Center, Siam Paragon, Siam Square, Siam Discovery, Central World yang berdekatan dengan The Platinum, atau MBK yang juga berdekatan dengan Siam Center. Selain itu, di Kawasan Siam, tepatnya di lantai enam Siam Discovery, berdiri museum patung lilin Madam Tussauds yang tersohor di Thailand. Namun, jika Anda ingin merasakan kehidupan ala backpacker, menginaplah di kawasan Khao San Road. Kawasan ini merupakan jalan yang hampir dipenuhi para turis. Bisa dibilang, di sini lah para backpacker berkumpul. Sejumlah penginapan murah bisa ditemukan di sepanjang Khao San Road. Selain Khao San, Anda dapat menginap di kawasan Shukumvit atau Silom.

Kelima, Memakai topi dan krim tangan. Bangkok termasuk kota yang panas dan dapat membuat kulit Anda terbakar. Bangkok pernah tercatat sebagai negara dengan rata-rata suhu udara tertinggi di dunia. Demi kesehatan kulit, gunakanlah krim pengakal sinar matahari. Pakailah juga topi untuk menutupi mata dan sebagian wajah Anda. Jika tidak membawa topi, Anda dapat membelinya di setiap sudut Kota Bangkok. Jangan kawatir anda akan kehausan atau kelaparan jika berjalan-jalan di Bangkok, disana banyak menu makanan yang halal. Masyarakatnya plural. Ada kampong Arab, India, Paistan, Kampung Indonesia.

Saya pernah berjalan-jalan di pasar dan mencoba naya-nanya tempat ibadah (mushala) ketemulah di dalam pasar. Mushola kecil saat waktu shalat sangat ramai. Saya ikut berjamaah dengan imam, sepertinya orang India, begitu selesai saya istirahat sebentar. Saat duduk istirahat saya mendengar seseorang saling bicara dengan bahasa Indonesia, kemudian saya sapa dan kenalan, eh ternyata dia orang Malang, namanya pak Iwan, berkunjung di Bangkok sekedar jalan-jalan dengan teman-temannya selama seminggu. Saya perhatikan Pak Iwan juga mengenakan topi.

Banyak pedagang makanan dan minuman yang tersebar di kota Bangkok. Banyak pula pedagang buah yang menjajakan dagangannya dengan gerobak-gerobak kecil. Sangat mudah menemukan pedagang produk hasil kebun lokal seperti Mangga, Jambu Air, Jambu Bangkok, Nanas, Semangka, Apel, Melon, dan Kelapa. Semuanya sudah tinggal santap. Harga relative murah, untuk satu wadah plastik ukuran setengah kilogram hanya 20 Bath. Rasanya sangat enak, tak heran jika Negara Thailand memang terkenal pertaniannya.

Keenam, Pilih Buah Tangan untuk oleh-oleh. Saat jalan jangan lupa beli buah tangan untuk orang di rumah atau teman. Banyak souvenir yang menarik dijual di Bangkok. Saya beli kaos bertuliskan “Bangkok”, gantungan kunci Patung Gajah bahan Kayu, Keramik, Kuningan. Tiapkali akan membeli pastikan ditawar. Paling tidak kita mulai nawar dari sepertiganya dari harga, kemudian ditambah dikit-dikit sampai setengah harga. Jika sudah stengah harga jangan ditambah lagi. Boleh tak boleh segitu, atau pindah tempat saja.

Oleh - oleh makanan kecil juga banyak, seperti Cokelat, Keripik, atau Asinan Buah. Saya  beli kaos bertuliskan “Bangkok” seharga 100 bath sekitar 40 ribu. Jika anda beli di pasar tradisional, jangan salah diantara mereka ada yang bisa berbasa Indonesia atau melayu, bahkan tak jarang mereka memang dari Indonesia. Untuk barang elektronik perlu hati-hati, bisa-bisa anda ketipu dengan yang KW (palsu). Seperti yang dialami teman-teman, beberapa teman membeli HP Samsung, harganya sangat murah terbungkus rapi seperti terlihat di Toko-toko Indonesia, setelah di buka di Asrama dan dinyalakan baru ketahuan itu barang KW (palsu). Casing-nya Samsung tapi mesinya nokia jadul.

Para pedagang di Wat Arun rata-rata bisa berbahasa Melayu dan Inggris. Bahkan mereka bersedia menerima uang Rupiah. Namun di sini Wat Arun agak sulit ditawar,  terutama Kaos. Harga pas. Layaknya pasar di Indonesia disana juga ada Tukang Copet, Tukang Tipu atau Pengemis. Anda harus hati-hati dengan barang-barang bawaan, saat istirahat dan menaruh barang bawaan. Kalo bisa jangan pergi sendiri. Misalnya anda beberapa perempuan harus ada satu laki-laki untuk lebih aman.

Jika anda akan berpergian dengan jarak cukup jauh lebih baik menumpang transportasi resmi atau jasa transportasi yang memiliki kantor penjualan tiket. Tujuannya menjaga keamanan dan kepastian ongkos perjalanan. Misalnya perjalanan dari Bandara akan menuju kota atau akan belanja di Mall yang jaraknya cukup jauh sekitar 10 km. kendaraan resmi pilihan yang tepat.

Ditengah kota Bangkok banyak jenis transportasi umum, namanya Tuk-Tuk, sebuah kendaraan umum seperti Bajai atau Bemo di Jakarta tempo dulu. Cuma bedanya mesin Tuk-tuk disana umumnya menggunakan merk Mercy yang terkenal bagus itu. Sehingga Tuk-tuk memberikan kenyamanan bagi penumpangnya. Kita bisa melintasi jalan-jalan sempit. Keberadaannya hampir memenuhi jalan-jalan di kota Bangkok. Tapi ingat Tuk-tuk hanya cocok untuk transportasi didalam kota saja.

Sebelum numpang tuk-tuk, jangan lupa nanya tarif terlebih dahulu agar tidak di tarik harga tidak wajar. Sampaikan alamat yang jelas agar tidak tersesat. Hal lain yang tak kalah penting adalah, jangan sampai menggunakan jasa Tuk-tuk untuk perjalanan jauh. Pengemudi Tuk-tuk akan mengidentifikasi anda sebagai orang baru yang tidak faham kota Bangkok. Missal memesan Tuk-Tuk untuk perjalanan keluar kota atau dari kota menuju kampung yang jauh. Dikawatir anda terkena kelompok jaringan kejahatan pengemudi Tuk-tuk Bangkok. Tuk-tuk cocok dan aman untuk tumpangan dari mall satu ke mall yang lain dalam kota saja. Selalu berdoalah agar dijauhkan dari kejahatan makluk yang jahat dan diberi keselamatan selama perjalanan. Aamiin. Itulah kota Bangkok telah menambah khasanah kota-kota yang pernah saya kunjungi. Juga menambah wawasan tentang budaya, adat istiadat, product, dan bukti beraneka ragam bangsa ciptaan Allah yang maha pencipta dengan segala kesempurnaanNya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BURAPHA UNIVERSITY

KESIMPULAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI