Indonesia! I'm Coming
Pagi jelang keberangkatan ke Bandara Down Muang, pagi-pagi semuanya sudah siap. Koper sudah full isinya dan terkunci rapat. Tas punggung sudah hampir robek karena kepenuhan isinya. Ada labtop, ada bungkusan HP Nokia produk KW Thailand, ada buku kuliah dan lainya. Semuanya membuat berat bobot tas punggung. Passport dimasukan saku jaket, dompet masuk saku jaket depan samping biar aman. Semua sudah rapi, tinggal menunggu guide dan kedatangan bus pengantar ke bandara.
Keadaan batin sudah mulai stabil dan bisa menerima
keadaan dari pada sebelumnya. Saya mencoba memberikan pesan kepada teman-teman
yang saat ini masih di kamar-kamar masing-masing menyiapkan sebagaimana apa
yang saya siapkan. Saya bisa memahami kondisi teman semua karena kami dalam
satu kelas dalam satu asrama dalam satu kelompok. Mereka merasakan apa yang
saya rasakan, semuanya merasakan masalah batin yang sama. Untuk memastikan
semua siap baik urusan bawaan juga harus siap masalah batin, karena jika ada
salah satu dari kami yang bermasalah maka kami semua dalam rombongan akan
direpotkan juga. Mengdepankan kerjsama adalah yang terbaik, kukirimkan pesan
singkat sebagai langkah antisipasi dan memastikan semua keadaan sudah teratasi,
termasuk dari sisi batin. Saya katakan kepada mereka :
Assalam ‘alaikum wr wb
Teman2ku
yg dirahmati oleh Allah swt. Segala puji hanya bagi Allah swt dan sholawat
kepada nabi Muhammad saw. Semoga Allah mencintai kalian dan kalian juga mencintai
Allah. Serta kita selalu mengharap kebaikan dari Nya. Aamiin. Saya tuliskan sepucuk
pesan ini sebagai wujud kecintai kepada sahabat semua. Bahwasannya, Sebentar
lagi jadwal pulkam akan segera tiba, mau ndak mau kalian hrs menyambutnya dan
menyiapkan segala sesuatunya. Keadaan akan segera berubah, dan kalian akan
sedikit butuh waktu kembali utk menyesuaikanya. Kamar Dormotory, sudut2 ruang dormotory tempat mojok cari sinyal,
ruang kelas, asrama
thao tong, halte tempat jemput Bus, keramahan
teman2 muslim club, suara alarm ting-tung Seven-eleven, begitu juga
warung Nina yang selama ini hampir meliputi hari2 kalian, semuanya akan segera
kalian tinggalkan.
Keadaanpun
akan segera kembali seperti semula, dimana kalain waktu dulu
berangkat dan
datang di surabaya, bahkan bisa jadi kalian akan
merasa sedikit asing kembali dengan kamar kost kalian sendiri, namun itu semua
akan berlangsung sangat singkat dan segera kembali normal. Paling tdk saat
bangun tidur pertama kali di kost sempat mengira dan bertanya,”ini masih di
kamar Dormitory?”. Nah begitulah kira2. Dan bisa jadi akan sedikit
lucu dari itu. Tapi
hanya kalianlah yang akan merasakan semua itu. Sedangkan orang lain tidak akan
pernah akan tahu. Jadi bersiaplah kalian semua. Jangan sampai semua itu
menjadikan produktivitas kalian menjadi hilang. Semua akan segera berlalu
dengan sendirinya jika kita bisa segera menyadari bahwa semua tidak ada yang
abadi. Harus kita sadari semua ini adalah sudah diatur oleh-Nya. Kembalilah
menyiapkan kelulusan kita sesegera mungkin. Segera ambil langkah memulai
membuka labtop, pergi ke perpus dan mencari dosen mengerjakan semua yang sudah
menjadi apa yang sudah direncanakan dulu. Semoga sukses dan lancar. Aamiin.
Kita pastikan merasakan,
menjelang keberangkatan, perasaan kalian akan sedikit berkecamuk dan akan
semakin berkecamuk hebat ketika mendekati
kedatangangan Bus penjemput. Ada perasaan yg tdk menentu, satu sisi
senang karena akan bertemu dengan keluarga, sisi lain sukar dideteksi
alasanya, tetapi selalu menyelipkan kegelisahan. Inilah tabiat jiwa manusia selalu dirundung kegelisahan,
keluh kesah dan selalu ingin mencari kepuasan dan ketenangan. Bila semua itu
datang segeralah ambil obatnya dengan kembali bersandar pada kekuasan dan
kebesaran Allah swt. Sebagai pemegang jiwa2 manusia. Mohonlah ketenangan dengan
beribadah kepadaNya. Ikhlaskan semua yang telah ditetapkan Allah pada
semuanya, insyallah kalian akan diberikan ketanangan dan ketentreman yang
sejati.
Jangan
jadikan selama tinggal di Burapha sebuah penyesalan dikemudian hari, atau
bahkan penyesalan khatta di Akherat nanti. Hari2 terakhir ini menjadi saat2
yang sangat berharga utk mengoreksi semua amal2 kalian selama di Burapha hingga
jadwal kepulangan tiba ini. Selagi masih ada waktu, selagi masih di Burapha, adakah
sikap yg kurang benar, pembicaraan yg kurang benar terhadap diri sendiri
atau orang lain disini.Cobalah ingat2, Pak Yud bilang,"Dimana kita berbuat
disitu kita akan paling mudah mengingat kejadiannya". Tapi apapun yg telah
terjadi tetaplah mohon ampun atas semua kilaf yg disengaja atau yg tdk
disengaja kpd Allah swt. Agar kalian kembali dalam keadaan tenang. Bawalah
jiwa dan raga kalian pulang sepenuhnya, karena tugas berikutnya segera
menyambutnya, katakan dengan lantang, Indonesia…I’m coming. Tuntas dech
kalian. Walla’alambishawab.
Begitu pula saya berpesan kepada yang masih di Surabaya
yang sedang mempersiapkan diri untuk berangkat ke Thailand. Mereka akan
menggantikan kami di Thailand menempati kamar-kamar kami, kuliah sebagaimana
kami kuliah dan tidur sebagaimana kami tidur. Ditempat yang sama. Bisa jadi
akan merasakan kejiawaan sebagaimana kami merasakan. Persiapkanlah semuanya,
bawalah bekal makanan sebulan, jika itu bisa kalian lakukan. Bawalah pakaian
secukupmya, katena disana tidak sering ganti baju. Ruangan ber-AC selalu
membekukan badan kami setiap kali kuliah. Bawalah kebutuhan sebgaimana
kebutuhan saat masih di surabaya, karena pada hakekatnya disana kalian tidak
ada bedanya, akan jadi anak kost. Bawalah perangkat shalat agar kesibukan
kuliah tidak melupakan kalian, dan bawalah jiwa kalian kesana untuk sementara
karena kita butuh fokus dalam tugas.
Saya tuliskan surat pendek ini di status Facebook saya
tapi tertuju untuk semua, untuk mereka bisa baca. Agar mereka sudah punya
gambaran tentang apa yang akan mereka alami dan apa yang akan mereka jumpai di
sini agar endingnya semuanya akan baik-baik saja dan lebih jauh lebih siap
semuanya daripada kami. Saya katakan kepada mereka banyaklah bertanya kepada
kami yang sudah lebih dulu dan sekarang akan segera pulang. Jika masih belum
cukup dengan membaca tulisan kami di dinding facebook ini, tentang gambaran
kami di Thailand, jangan malu bertanya. Pada hahekatnya apa yang akan kalian
hadapai sama seperti apa yang kami hadapi di sana. Selamat mempersiapkan diri
selamat menikmati.

Komentar
Posting Komentar