Exciting Trip In Bangkok


Seminar Bussines bunefits Finnish Education filandia. Tanggal 12 – 14 November 2013. Tempat di Gedung IMPACT Bangkok. Peserta seminar Internasional dan dihadiri oleh menteri pendidikan Thailand. Kami menjadi salah satu delegasi dari mahasiswa Burapha. Break coffee yang memuaskan, plus sajian buah segar seperti buah melon, pepaya, jambu yg rasanya lezat khas Bangkok, semuanya bikin ketagihan (Wahyu.Sains. Fb. 2013).

Itulah status saya pada dinding facebook saat itu. Menghadiri seminar pendidikan yang diselenggarakan menteri pendidikan Thailand. Sebuah seminar yang membahas tentang isu pendidikan. Keberhasilan filandia dalam pendidikan. Seminar finnish merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan tahunan. Didalamnya terselenggara seminar, expo pendidikan, expo barang elektronik dan dan diramaikan penjual kuliner. Diprakarsai oleh negara-negara yang tergabung dalam bekerjasama pendidikan. Diantaranya Filandia, Korea, India dan Malaysia. Kala itu seminar menghadirkan pemateri dari praktisi pendidikan filandia. Salah satu kepala sekolah menengah atas yang mendapatkan penghargaan dalam pendidikan tingkat dunia.

Acara terselenggara di gedung IMPACT kota Bangkok. Berjarak 100 km dari kampus. Perjalanan di tempuh menggunakan Bus kampus kurang lebih 2 jam. Prof. Montree Yamkasikom (Burapha) sebagai ketua jurusan mendampingi kami selama acara seminar. Perjalanan menuju ke kota Bangkok didampingi oleh Mr Tanawat, seorang guide kampus yang selalu mengantar kami dalam acara-acara keluar kota. Sebuah pengalaman yang luar biasa. Sangat berarti bagi peningkatan kopetensi pendidik yang menghadirinya. Pendidik yang menguasai karakter siswa didik menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam pembelajaran di kelas.   

Agenda pergi ke Bangkok menjadi agenda yang istimewa bagi kami. Kami bisa menyaksikan dan mendengarkan langsung presentasi seorang praktisi pendidikan Filandia. Rasanya senang dalam hati. Sejak tinggal di asrama, saya menanti-nanti ada kunjungan ke Bangkok. Selama ini, saya mengenal kota Bangkok hanya melalui media massa. Disaat ada pertandingan olahraga tingkat sean, atau melihat acara tayangan di TV. Tidak pernah membayangkan bisa sampai kesana. Semua yang akan terjadi saat itu tidak pernah terjadi terlintas sedikitpun. Dan kini waktu telah tiba, saya telah nyata-nyata sampai ke kota Bangkok, bukan mimpi-mimpi lagi seperti kemarin. Sekarang nyata saya berdiri di tengah kota bangkok beneran. Mata ini serasa tak berketip, takut ada yang terlewat yang bisa dilihat. Rasanya ingin mengenali semuanya. Sambil berharap dalam hati, semua ini pasti akan menjadi perjalanan yang indah dan cerita yang menarik untuk semua teman-teman di Surabaya.  

Tidak bisa menutupi rasa senang dalam hati, saya pun selalu mengucapkan syukur tiapkali mendapati hal baru yang menarik. Saya mendapat budaya banfsa Thailand, yakni cara bicara, cara menyapa seseorang dan cara nerinteraksi dengan oranglain. Semua yang saya temui merupakan hal baru dan menjadi tambahan pengetahuan atas keragaman bangsa lain. Saya mencoba masakan khas setempat, dinegaranya langsung, saya membeli asesoris karya penduduk lokal dan sebagainya. Semua akan menjadi ooleh bagus untuk diceritakan di keluarga. Itu merupakan pengalaman yang menyenangkan.

Dari kunjungan ke Bangkok pertama kali itu menjadikan kami mengenal indahnya kota Bangkok. Selama perjanan mata kami hanya teruju keluar Bus yang kami tumpangi. Harapanya bisa melihat keramaian kota lebih komplit. Dan teman lain sama juga seperti itu. Suata kamera terus berbungi cekrak-cekrek, tanda lagi ada mengambil mengambil. Kami melihat seluruh jalan yang kami lewati. Sebelum masuk kota, kami sepertinya melewati jalan “Tol”, Bus bergerak dengan kecepatan mobil sangat tinggi, membuat kami hanya bisa melihat keluar sepintas lalu. Tapi itu tidak berlangsung lama. Kemudian Bus berjalan standar setelah memasuki jalan ramai. Kami melintasi jalan-jalan layang, kami melintasi kota-kota kecil. Ada perbedaan budaya dari bangunan bagunan rumah kampung dengan apa yang kami lihat di tanah air. Kami melihat model-model mobil yang berbeda, logo mobil yang berbeda, yang tidak biasa kami temuai selama di Indonesia. Semua itu mengundang perhatian sendiri. Unik dan menarik.

Banyak yang mengundang perhatian, itulah semua fakta yang kami lihat di sana. Biasanya jika kita lagi dalam sebuah perjalanan di daerah baru, kita kan berusaha banyak melihat apa saja yang kita lewati. Perjalanan saya di Bangkok, saya melihat banyak hal disepanjang perjalanan. Saya melihat papan-papan reklame bergambar produk-produk pabrikan, papan reklame bergambar “artis”, saya juga melihat plang petunjuk arah dipinggir-pinggir jalan. Semua papan yang sempat saya lihat bertuliskan huruf Thailand, yang saya tidak bisa sedikitpun menerjemahkan. Semua itu menjadi pemandangan unik sekaligus terkadang membingungkan.

Sudah menjadi tabiat manusia, manusia memperhatikan pada hal-hal baru, keadaan baru yang belum pernah mereka lihat atau dapatkan menjadi perhatian tersendiri. Manusia akan mengenali, meneliti dan mencoba membandingkan dengan pengetahuan lama yang dia miliki sebelum menilai. Klaim bagus atau klaim jelek tak akan lepas dari apa yang telah ada dalam benak dan pengalamannya. Walaupun nantinya pada saat penilaian itu harus dikeluarkan, untuk disampaikan kepada seseorang, bahasa yang dipakai bisa bereda. Seperti misalnya, ada pertanyaan bagaimana pendapatmu dengan keadaan kota Bangkok jika dibanding dengan Jakarta? Maka sangat mungkin sesorang akan menjawan,”keduanya ada sisi unik tersendiri”, begitulah jawaban untuk dilepas ke publik. Sebagaimana yang saya lakukan saat itu. Saya memperhatikan infrastruktur kota Bangkok yang serba bagus. Gedung-gedung yang berbeda dengan gedung di kota tanah air. Ada pula yang saya nilai buruk dan ada pula yang saya nilai lebih baik. Dan semua itu tetap menjadi pengalaman yang berharga bagi saya. Adapun baik buruk dari sisi hakekat karya yang di hasilkan pada tiap-tiap kota bahkan negara merupakan hal lain yang saya tidak boleh ikut campur. Tetapi yang pasti adalah semuanya menjadi pengetahuan yang menambah khasanah keadaan kota-kota yang telah saya kunjungi.

Dalam khasanah islam, jika kita melakukan sebuah perjalanan keluar kota maka kita memiliki beberapa keringan hukum tersendiri. Harus berdoa sebelum berangkat, agar menjadi perjalanan yang barakah. Kita dinamakan sebagai seorang Musafir. Dimana seorang musafir bisa mendapatkan keringan dalam sebagian kewajiban agama bagi dirinya. Keringan dalam jumlah rakaat shalat, boleh membatalkan puasa wajib dan mungkin masih ada yang lain. Semua itu kerena kemurahan dari Allah atas hamba-Nya bagi seorang musafir. Aktivitas Trip memang merupakan salah satu kegiatan yang berat, sehingga dapat merepotkan bagi sang musafir. Membutuhkan tenaga lebih dari biasanya, dana, kesempatan dan perasaan yang tidak ringan. Semisal kita akan pergi ke rumah saudara di luar kota makan kita butuh persiapan dana, kesehtan yang prima, waktu yang cukup dan mental yang kuat dan konsentrasi tetap terjaga. Karena semuanya membutuhkan lebih dari sebelumnya.

Agar perjalanan kita lebih seru pergi ke Bangkok alias exciting Trip to Bangkok, tidak menjadi penyesalan, perjalanan yang penuh makna dan berkah, jangan lupa awali semuanya dengan doa dan perbekalan yang komplit.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESIMPULAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI